Jika Anda terus mengupas jeruk mandarin di atas selimut listrik, kulit Anda akan rusak!
Sudah lewat jam sembilan malam. Di luar, angin musim dingin yang menusuk tulang menderu, tetapi aku berbaring di atas selimut listrik yang hangat, dengan panik mengupas dan memakan sekeranjang jeruk mandarin. Aku terkekeh sendiri ketika melihat betapa kuningnya kuku jariku karena makan begitu banyak. Kemudian, aku pergi ke kamar mandi, melirik ke cermin, dan senyumku lenyap. Aku selalu berpikir bahwa berada di dalam ruangan yang hangat itu menyenangkan, tetapi aku tidak menyadari bahwa kulitku kering karena panas pemanas dan suhu lantai. Wajahku terasa kering dan pecah-pecah seperti sawah yang dilanda kekeringan, dan aku berpikir, "Oh tidak." Inilah kengerian kebiasaan sehari-hari. Pepatah bahwa ketika Anda nyaman, kulit Anda akan menderita itu sangat benar. Aku buru-buru mengambil masker wajah dari lemari es dan menempelkannya di wajahku, dan, merasa kasihan pada bagian tubuh lainnya, aku dengan teliti mengoleskannya ke jari-jari dan tumitku yang kering. Mengapa aku begitu malas melakukan sesuatu yang begitu sederhana? Semua orang sudah rajin merawat diri mereka sendiri di rumah. Jangan hanya mengupas jeruk mandarin di bawah selimut seperti aku. Sebaliknya, cobalah oleskan krim pelembap apa pun yang ada di dekat Anda. Saya diingatkan sekali lagi bahwa bahkan tindakan kecil untuk mengatasi kemalasan jauh lebih efektif daripada obat apa pun di usia kita. Semuanya, jangan menundanya. Bertindaklah sekarang!