Perawatan di rumah saya sendiri selama musim dingin dimulai pada malam yang tenang dan berangin, dengan menenangkan bibir yang pecah-pecah.
Malam yang tenang, dengan angin musim dingin yang sejuk berdesir lembut di luar jendela. Aku melirik jam: sudah lewat pukul delapan. Mungkin udara di rumah agak kering hari ini, tetapi bibirku kering dan aku kembali mengoleskan pelembap bibir. Melihat bibirku yang pecah-pecah di cermin membuatku merasa sedikit geli, jadi aku akan lebih memperhatikan kulitku hari ini daripada biasanya. Di hari-hari seperti ini, tindakan kecil kebaikan yang kulakukan di rumah bisa sangat memberdayakan. Pertama, aku menghangatkan wajahku sebentar dengan handuk basah hangat, yang terasa luar biasa karena dengan lembut membuka kulit dan ototku yang kaku. Kemudian, aku mengoleskan lapisan krim pelembap yang lebih tebal dan dengan lembut mengusapnya ke seluruh wajahku, merasakan jejak kelelahan seharian hilang, memberiku ketenangan pikiran. Meskipun aku tidak bisa menghentikan berlalunya waktu, kupikir waktu perawatan diri ini adalah kenyamanan yang hangat bagiku. Terutama di musim ini, sangat penting untuk membiasakan diri melembapkan secara menyeluruh tidak hanya wajahku tetapi juga leherku. Sekalipun tampak sepele, usaha kecil dan konsisten ini akan menghasilkan kulit yang bersih. Meskipun di luar masih dingin, waktu tenang di kamar saya, di bawah lampu yang hangat, terasa sangat berharga. Saya harap kalian semua juga akan meluangkan sedikit waktu untuk merawat diri sendiri di malam-malam musim dingin yang kering ini.