Singkatnya, ini benar-benar berantakan. Saya sedang mengecek kondisi kulit saya akhir-akhir ini.
Meskipun saya dengan rajin menerapkan rutinitas perawatan kulit dasar saya di pagi hari, saya bisa merasakan kekeringan di seluruh tubuh saya, seolah-olah bagian dalam wajah saya akan robek, hanya dalam waktu kurang dari satu jam saat duduk di kantor.
Dari luar, kulit tampak mengkilap dan berminyak karena panas, tetapi di dalam, kulit sangat kering sehingga saat disentuh dengan ujung jari, terasa kasar dan kusam.
Terutama di sekitar mulut dan hidung, kulit putih mengelupas, dan riasan tidak menempel dengan baik. Bekas bantal, yang dulu cepat hilang, sekarang bertahan hingga siang hari, membuat saya menyadari betapa kulit saya telah kehilangan elastisitasnya. Pori-pori juga tampak kendur secara vertikal, mungkin karena dehidrasi, dan keseluruhan warna kulit saya terlihat kusam. Orang sering mengatakan saya terlihat lelah akhir-akhir ini.
Jika menggunakan metafora, ini seperti kaleng kosong yang mengkilap, dengan lapisan pelindung kulit yang rusak sehingga tidak dapat menahan kelembapan. Alih-alih mengandalkan kosmetik fungsional yang mencolok, saya sangat menyadari kebutuhan akan perawatan dasar yang mengembalikan keseimbangan minyak-kelembapan yang rusak dan memberikan lapisan pelembap yang solid pada kulit.