Sebenarnya, saya cenderung lebih jarang melakukannya ketika kondisi kulit saya sedang tidak baik.
Dulu, setiap kali muncul jerawat atau kulit saya terlihat tidak sehat, saya justru akan menggunakan lebih banyak produk. Saya menggunakan masker yang menenangkan, menambahkan ampul fungsional, dan bahkan mencoba mengatur eksfoliasi, tetapi hasilnya malah membuat kulit saya semakin sensitif.
Jadi akhir-akhir ini, semakin buruk kondisi kulit saya, semakin saya cenderung mengurangi langkah-langkah dalam rutinitas perawatan kulit saya. Rasanya seperti saya membiarkannya beristirahat daripada menambahkan sesuatu. Saya menemukan bahwa jika Anda memperlakukan kulit Anda terlalu kasar, kulit akan stres.
Pada hari-hari ketika kondisi kulit saya sedang buruk, saya menjaga rutinitas pembersihan saya selembut mungkin. Saya tidak menghabiskan waktu lama untuk mencuci muka; saya menyelesaikannya dengan cepat dan hanya mengoleskan toner dan krim yang mengandung bahan-bahan yang menenangkan. Jika benar-benar parah, saya bahkan melewatkan ampul, haha.
Saya benar-benar menyadari betapa pentingnya untuk tidak menyentuh kulit saya, terutama saat jerawat muncul. Dulu, saya terus-menerus ingin memencet dan menggaruknya, tetapi semakin sering saya melakukannya, semakin lama bekasnya bertahan.
Jadi, akhir-akhir ini, pendekatan pribadi saya adalah membiarkan kulit saya beristirahat ketika sedang sensitif. Daripada terburu-buru dan mencoba memperbaikinya dengan cepat, saya merasa kulit justru pulih lebih cepat jika saya membiarkannya beristirahat dengan nyaman selama beberapa hari. Ini sangat sederhana, tetapi berhasil dengan baik untuk saya.