Saya percaya bahwa kemampuan untuk dengan cepat mengenali sinyal kulit dan memberikan perawatan yang tepat jauh lebih penting daripada menjaga kulit tetap sempurna. Rutinitas perawatan kulit inti saya berfokus pada melindungi lapisan kulit dan melembapkan kulit secara berlapis, daripada langkah-langkah yang rumit. Saya mulai dengan mengaplikasikan toner ringan dalam beberapa lapisan segera setelah membersihkan wajah, sebelum air mengering, untuk mengisi kembali kelembapan dari dalam. Pada hari-hari ketika kondisi kulit saya sangat buruk, alih-alih melakukan eksfoliasi secara agresif, saya mengaplikasikan ampul dalam jumlah banyak diikuti dengan masker pengencang untuk menciptakan efek penyegelan, mendinginkan kulit, dan mengunci kelembapan. Pada akhirnya, saya menyadari berulang kali bahwa perawatan kulit bukanlah tentang menambahkan kosmetik mewah, tetapi lebih tentang menciptakan lingkungan di mana kulit dapat pulih dengan sendirinya sambil meminimalkan iritasi ketika kulit kelelahan—dan itulah pendekatan yang paling efektif.