Wajahku terasa panas, dan semua pori-poriku terbuka lebar.
Saya mengalami fenomena yang terus-menerus di mana panas tiba-tiba menyerang wajah saya dan pori-pori saya terbuka lebar seperti lubang pernapasan setiap kali saya berada di tempat yang sedikit hangat atau merasa gugup. Mungkin karena kulit saya tipis dan lapisan pelindung kulit saya melemah, bahkan iritasi kecil pun menyebabkan kemerahan. Peningkatan panas menyebabkan jaringan kulit di sekitar pori-pori saya kehilangan elastisitas dan kendur, membuat seluruh wajah saya terlihat kusam dan kering. Bahkan setelah sering menyemprotkan mist yang menenangkan, mencuci dengan air dingin, atau menggunakan stik pendingin, panas di dalam kulit saya tidak hilang, dan saya tidak bisa menghilangkan perasaan bahwa hanya pori-pori saya yang tetap terbuka lebar. Saya takut dengan perawatan yang keras karena saya khawatir kulit saya yang tipis akan berjerawat, jadi saya berharap ada rutinitas perawatan kulit yang aman yang melindungi lapisan pelindung kulit saya tanpa merusaknya sekaligus mengembalikan elastisitas pada pori-pori yang telah membesar akibat panas. Saya akan sangat menghargai saran dari mereka yang, seperti saya, telah berjuang dengan kulit sensitif dan pori-pori yang membesar akibat panas, tetapi telah berhasil menemukan cara untuk mengecilkannya tanpa iritasi.