Mengapa kulit Anda menjadi kering setelah berselancar | Perlindungan UV dengan tabir surya, baju pelindung ruam, dan topi
Sumber: Clipart Korea
Selancar adalah olahraga air populer yang memungkinkan Anda menikmati aktivitas fisik di laut.
Di sisi lain, beberapa orang mungkin mengalami kulit kering, terbakar sinar matahari, atau kulit mudah memerah setelah berselancar.
Di pantai, kulit Anda terpapar berbagai faktor yang mudah mengalami stres, seperti sinar ultraviolet, angin laut, air laut, dan gesekan dari pakaian selam dan baju pelindung ruam.
Kali ini, kita akan membahas mengapa kulit Anda rentan berjerawat setelah berselancar, perlindungan dari sinar matahari menggunakan tabir surya, baju pelindung ruam, dan topi, serta cara merawat kulit Anda setelah berselancar.
📕Daftar Isi📕
1. Alasan mengapa iritasi kulit sering terjadi setelah berselancar
2. Tindakan perlindungan matahari yang dibutuhkan sebelum berselancar
3. Rutinitas perawatan kulit setelah berselancar
4. Perawatan yang dapat Anda konsultasikan di klinik dermatologi kosmetik
5. Tanya Jawab
1. Alasan mengapa iritasi kulit sering terjadi setelah berselancar
1) Anda lebih mungkin terpapar sinar ultraviolet di pantai.
Selancar adalah olahraga yang sering dilakukan di luar ruangan dalam jangka waktu yang lama.
Di pantai, Anda tidak hanya terpapar sinar matahari langsung, tetapi Anda juga lebih rentan terhadap silau dari permukaan air.
Oleh karena itu, wajah, leher, bahu, lengan, dan bagian atas kaki adalah area yang rentan terhadap sengatan matahari.
Pada hari-hari ketika Anda menikmati berselancar, penting untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap sinar UV dengan menggunakan tabir surya, baju pelindung ruam, dan topi.
2) Kulit cenderung mudah kering karena air laut dan angin laut.
Karena kulit Anda basah saat berselancar, Anda mungkin tidak menyadari kulit Anda menjadi kering.
Namun, paparan air laut dan angin laut yang berkepanjangan dapat menyebabkan kulit terasa kencang dan kering.
Jika kulit Anda cenderung kering setelah berselancar, pastikan untuk fokus pada perawatan pelembap saat Anda pulang.
3) Gesekan antara pakaian selam dan pelindung ruam
Saat berselancar, mengenakan pakaian selam atau baju pelindung ruam adalah hal yang umum.
Meskipun efektif untuk melindungi dari sinar UV, area seperti leher, ketiak, punggung, dan paha rentan terhadap gesekan.
Jika produk tersebut bersentuhan dengan kulit Anda dalam waktu lama saat masih basah, Anda mungkin mengalami kemerahan atau gatal.
4) Keringat, sebum, dan tabir surya cenderung tetap berada di kulit.
Setelah berselancar, keringat, sebum, air laut, pasir, dan tabir surya cenderung tetap menempel di kulit.
Jika tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat.
Setelah berselancar, kuncinya adalah membilas dengan lembut tanpa menggosok kulit Anda.
2. Tindakan perlindungan matahari yang dibutuhkan sebelum berselancar
1) Siapkan tabir surya untuk berselancar.
Saat memilih tabir surya untuk berselancar, sebaiknya pilih jenis yang tahan air dan keringat.
Jangan lupa untuk mengaplikasikannya tidak hanya pada wajah, tetapi juga pada leher, telinga, bahu, punggung tangan, dan telapak kaki.
Karena hidung dan pipi sangat rentan terhadap sinar matahari, penting untuk mengoleskan tabir surya dengan hati-hati pada area tersebut.
👉Lihat cara yang benar untuk menggunakan tabir surya
2) Kurangi paparan kulit dengan menggunakan baju pelindung ruam.
Baju pelindung ruam untuk berselancar adalah perlengkapan yang berguna untuk melindungi diri dari sinar UV dan mengurangi paparan kulit.
Ini memudahkan untuk menutupi area yang rentan terhadap sengatan matahari, seperti lengan dan punggung Anda.
Namun, barang yang tidak pas dapat menyebabkan gesekan.
Jika Anda memiliki kulit sensitif, pilihlah pakaian yang tidak terlalu ketat.
3) Lindungi wajah Anda dari sinar UV dengan mengenakan topi.
Topi selancar berguna untuk melindungi wajah dan kulit kepala Anda dari sinar UV.
Terutama saat menghabiskan waktu lama di laut, kulit kepala dan dahi adalah area yang rentan terhadap sengatan matahari.
Jika Anda menggunakan topi selancar, sebaiknya pilih topi yang tidak mudah terlepas tertiup angin atau ombak.
4) Persiapan sangat penting, terutama bagi peselancar pemula.
Peselancar pemula terkadang kesulitan memperkirakan berapa lama mereka harus berada di air dan kapan harus beristirahat.
Anda mungkin terpapar sinar ultraviolet dalam jangka waktu lama tanpa menyadarinya.
Pastikan untuk menyiapkan tabir surya, baju pelindung ruam, topi, handuk, dan pelembap terlebih dahulu.
3. Rutinitas perawatan kulit setelah berselancar
1) Bilas dengan lembut untuk menghilangkan air laut, pasir, dan tabir surya.
Setelah berselancar, pastikan untuk segera membersihkan sisa air laut, pasir, keringat, dan tabir surya dari kulit Anda sesegera mungkin.
Saat mencuci, sebaiknya bilas perlahan dengan air hangat kuku daripada menggosok dengan keras.
Mengurangi gesekan membantu meminimalkan tekanan pada kulit.
2) Usap kelembapan dengan lembut menggunakan handuk tanpa menggosok.
Setelah berselancar, kulit Anda bisa menjadi sensitif karena pengaruh sinar UV dan air laut.
Menggosok dengan handuk secara keras dapat menyebabkan kemerahan dan rasa perih.
Keringkan dengan lembut menggunakan handuk bersih untuk menghilangkan kelembapan berlebih.
3) Lembabkan wajah dan tubuh Anda sesegera mungkin.
Setelah berselancar, bukan hanya wajah tetapi juga tubuh cenderung mudah kering.
Setelah mandi, segera kembalikan kelembapan dengan lotion dan krim pelembap.
Penting untuk tidak lupa merawat lengan, kaki, punggung, dan area leher Anda juga.
4) Jika terdapat kemerahan atau ruam, gunakan kompres dingin.
Jika Anda mengalami kemerahan atau kulit memerah setelah berselancar, kulit Anda mungkin telah terpengaruh oleh sinar ultraviolet.
Dinginkan area tersebut secara perlahan dengan handuk dingin, lalu oleskan pelembap ringan.
Saat ini, disarankan untuk menghindari perawatan yang keras seperti scrub dan peeling.
4. Perawatan yang dapat Anda konsultasikan di klinik dermatologi kosmetik
Jika Anda khawatir tentang kulit kering, pori-pori membesar, jerawat, kusam, atau warna kulit tidak merata setelah berselancar, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter kulit agar mereka dapat memeriksa kondisi kulit Anda.
1) Jika Anda khawatir tentang kekeringan atau gangguan pada lapisan pelindung kulit
Jika kulit Anda terasa kencang setelah berselancar, ada kemungkinan lapisan pelindung kulit Anda terganggu sementara.
Mari kita bahas perawatan pelembap dan metode perawatan kulit yang disesuaikan dengan kondisi kulit Anda.
2) Jika Anda khawatir tentang pori-pori atau jerawat
Jika Anda khawatir tentang keringat, sebum, tabir surya, atau sisa air laut, Anda mungkin perlu mempertimbangkan perawatan pori-pori.
Namun, jika Anda baru saja mengalami sengatan matahari atau kemerahan, kulit Anda lebih rentan terhadap iritasi, jadi penting untuk memeriksa kondisi kulit Anda sebelum mengambil keputusan.
3) Jika Anda khawatir tentang kulit kusam atau warna kulit yang tidak merata
Setelah terpapar sinar ultraviolet di pantai, Anda mungkin lebih khawatir tentang kulit kusam dan warna kulit yang tidak merata.
Tergantung pada kondisi kulit Anda, Anda juga dapat berkonsultasi dengan kami mengenai perawatan pengencangan dan pencerahan kulit.
Waktu pemberian perawatan harus ditentukan setelah memeriksa kondisi luka bakar akibat sinar matahari Anda.
5. Tanya Jawab
Q1. Apakah tabir surya diperlukan untuk berselancar?
Saat berselancar, yang melibatkan menghabiskan waktu lama di luar ruangan, disarankan untuk menggunakan tabir surya.
Oleskan dengan hati-hati tidak hanya pada wajah Anda, tetapi juga pada leher, telinga, bahu, dan punggung tangan serta kaki Anda.
Q2. Apakah baju pelindung ruam saat berselancar juga bermanfaat dalam mencegah iritasi kulit?
Baju pelindung ruam berguna untuk melindungi dari sinar UV dan mengurangi paparan kulit.
Namun, jika ukurannya tidak tepat, dapat menyebabkan gesekan, jadi penting untuk memilih yang sesuai dengan kulit Anda.
Q3. Apakah topi selancar diperlukan?
Jika Anda akan berada di laut untuk waktu yang lama, mengenakan topi dapat membantu melindungi wajah dan kulit kepala Anda dari sinar UV.
Berikan perhatian khusus pada dahi, kulit kepala, dan area di sekitar hidung Anda, karena area-area ini sangat rentan terhadap sengatan matahari.
Q4. Apa yang harus saya lakukan jika kulit saya terasa perih setelah berselancar?
Pertama, dinginkan kulit Anda, lalu oleskan perawatan pelembap yang lembut.
Jika rasa perih, nyeri, atau kemerahan berlanjut, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.
Sumber: Clipart Korea
Berselancar adalah olahraga populer yang dinikmati di laut, tetapi juga merupakan tempat di mana kulit Anda rentan terhadap efek sinar UV, air laut, angin laut, dan gesekan.
Untuk mencegah iritasi kulit setelah berselancar, penting untuk menggunakan tabir surya, baju pelindung ruam, dan topi untuk mengurangi tekanan pada kulit Anda.
Selain itu, setelah berselancar, bilas perlahan air laut dan tabir surya yang tersisa, dan oleskan pelembap sesegera mungkin.
Jika Anda khawatir tentang kulit kering, pori-pori membesar, jerawat, kusam, atau warna kulit tidak merata, cobalah berkonsultasi dengan dokter kulit untuk menemukan perawatan kulit yang tepat untuk jenis kulit Anda.
|
📢 Konten Maypure yang mungkin juga ingin Anda baca |
📌Lihat cara merawat kulit Anda setelah liburan musim panas
📌Mengapa Anda harus terus menerima perawatan Pico Toning?
📌Lihat tren perawatan kulit untuk bulan Agustus
|
💚Dapatkan konsultasi gratis dengan Maypure sekarang juga💚 |
👉Klik di sini untuk akun LINE resmi Maypure